gurah pro obat penyakit pernafasan burung
artikel

Pengobatan Penyakit Pernafasan Burung Berkicau

Banyak sekali penghobi burung yang mendapatkan burung kesayangan mereka sesak nafas. Tanda-tanda lain yang biasa menyertai sesak nafas adalah burung seperti kedinginan, suara parau atau bahkan hilang, paruh banyak terbuka, ditambah bersin-bersin dan tidak lahap makan tetapi banyak minum. Dalam kondisi seperti ini, jika penanganan tidak benar, seringkali membawa kematian pada si burung. Dalam kondisi seperti ini pula, ada penghobi yang memberikan cairan madu, air gula dan sebagainya. Namun burung tidak membaik atau sembuh, bahkan mati.

 

Penyebab Penyakit Pernafasan Burung

Penyebab penyakit pernafasan Burung adalah adanya infeksi sekunder pada saluran pernafasan oleh E. coli dan virus sejenis Mycoplasma gallisepticcum yang lebih terkenal dengan nama CRD (Chronic Respiratory Desease).

 

Mekanisme Penularan penyakit Pernafasan Burung

Penularan penyakit pernafasan burung  dapat terjadi melalui kontak langsung antara burung yang terinfeksi dari burung yang sehat. Misalnya, indukan yang terinfeksi penyakit dan menyuapi anaknya, maka anak-anak burung yang disuapi akan tertular oleh penyakit tersebut.

Penularan penyakit pernafasan burung juga dapat terjadi melalui keturunan. Anakan burung yang berasal dan indukan yang sudah terkena penyakit akan mewarisi penyakit yang dimiliki oleh induknya tersebut. Penularan penyakit pernapasan burung dapat juga terjadi melalui makanan, minuman, lingkungan kandang yang kurang bersih, dan makanan/minuman yang tercemar kotoran burung yang terinfeksi penyakit.

 

Gejala-gejala klinis Penyakit Pernafasan Burung

  • Gejala-gejala penyakit pernafasan burung yang tampak adalah :
  • Burung sering bersin-bersin
  • Pada malam hari yang cuacanya dingin pemapasannya terdengar suara ngorok,
  • Hidung lembab/basah berlendir
  • Aktivitas atau gerak burung menurun.
  • Nafsu makan dan minum menurun drastis.
gejala klinis gangguan pernafasan burung

Pengendalian Sesak Nafas ( Penyakit Pernafasan Burung )

Tindakan pengendalian apabila burung berkicau sudah terjangkit penyakit pernafasan adalah sebagai berikut:

  • Burung yang terinfeksi penyakit pernapasan segera diisolasi di kandang tersendiri dan diobati agar tidak menular kepada burung-burung yang lain.
  • Sangkar, tempat makan, dan tempat minum selalu dikontrol dan semua kotoran yang terdapat di dalam sangkar ataupun di dalam wadah makanan/minuman selalu dibersihkan.
  • Makanan yang akan diberikan dicuci bersih dan dikeringkan untuk menghilangkan kemungkinan adanya residu pestisida pertanian yang membahayakan kesehatan burung.
  • Minuman yang kotor segera diganti dengan air yang bersih, segar, sehat, dan tidak mengandung bahan-bahan beracun yang membahayakan kesehatan burung. Air untuk minum direbus terlebih dahulu hingga mendidih untuk membunuh semua jenis bibit penyakit yang terdapat di dalamnya.
  • Dalam kondisi seperti ini, pemberian madu dan sebagainya memang tidak salah karena madu mengandung banyak energi, vitamin dan mineral serta mudah dicerna. Hanya penanganan salah menyebabkan burung mati.
  • Pemberian gurah sebagai teknologi baru untuk membersihkan tenggorokan, dan selaput kantong udara. Gurah yang digunakan adalah Gurah Pro dengan dosis 2 tetes lewat hidung selama 3-5 hari berturut-turut.
  • Tutup kurungan pada 3 sisi dengan kain atau kertas koran sebagai selimut untuk melindungi dari angin dan udara dingin. Hangatkan lingkungan dengan lampu atau penghangat ruangan sehingga suhu berada sekitar 32-35 derajat celsius.
  • Ambil cawan berisi air hangat danl letakkan cawan tersebut di sisi kurungan yang tidak tertutup. Tambahkan minyak angin (Eucalyptus oil) ke dalam cawan atau bisa juga memakai Vicks agar uapnya terhisap oleh burung sehingga terjadi pemekaran (dilatasi) saluran nafas.
  • Setelah gejala susah nafas hilang, hisap lendir di celah mulut dan palatumnya (celah di atas mulut) dengan menggunakan kapas (cotton bud, dsb) yang steril, juga di bagian lubang hidung (mostril). Setelah itu baru teteskan madu atau air oralit sehingga burung mendapatkan energi.

 

Pengobatan Penyakit Sesak Nafas Burung

Pengobatan burung sakit dengan gejala sesak nafas dan sebagainya memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Perlu penanganan khusus dengan obat yang khusus.

Anda perlu mendatangi dokter hewan. Namun jika memang tidak ada dokter hewan di sekitar Anda, minimal harus dilakukan sejumlah penanganan sesuai sakitnya. minimal harus dilakukan sejumlah penanganan sesuai sakitnya.

Untuk pengobatan penyakit pernafasan pada burung berikanlah GURAH PRO yaitu Gurah Burung Herbal Probiotik untuk penyakit pernafasan burung . Kandungan Herbal Plus Teknologi Probiotik Terbaru sangat tepat dan aman untuk pengobatan burung yang terserang penyakit sesak nafas ataupun perawatan dan tindakan pencegahan agar burung yang sehat tidak terserang oleh penyakti tersebut.

Penggunan Gurah Pro untuk Gangguan Pernafasan Burung

  • tetes GURAH PRO pada hidung (kiri dan kanan) berikan 3-5 hari berturut turut.
  • 5 tetes GURAH PRO pada 50 ml minuman burung.

 

Alternatif Penggunaan GURAH PRO ( Gurah Burung Herbal Probiotik ):

  • GURAH PRO bisa di-mix dengan jangkrik(disuntikan) ataupun dicampur dengan ekstra fooding (EF) biar hasil lebih maksimal.
  • Gunakan GURAH PRO saat diperlukan atau 2 Minggu sekali untuk perawatan.

Pengobatan dengan menggunakan teknologi baru gurah. Gurah yang digunakan adalah GURAH PRO dengan dosis 2 tetes lewat hidung selama 3-5 hari berturut-turut

OLEH : drh. Budi Purwo Widiarso, MP

==========================

Temukan BioJANNA 6 For Bird di  : 

Website : www.biojanna6.com

FP : probiotik burung

Youtube : burung probiotik

=================

▪Info Produk & Kemitraan : 0857 2852 4744 (Call / SMS/ WA)

▪Order Service : 0813 2814 1084 ( SMS / WA)

Pesan Sekarang Juga …!  Klik Link dibawah ini …!

link WhatsApp biojanna 6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *