Cara Ternak Lovebird Pemula BioJANNA 6
artikel Produk

CARA TERNAK LOVEBIRD PEMULA

Memelihara burung termasuk hobi yang menyenangkan terutama memelihara burung kicau. Suara yang merdu menyejukkan membuat suasana rumah menjadi asri. Selain itu, burung kicau sering diikutsertakan dalam lomba untuk mengadu kebolehan suara kicaunya. Sekarang banyak pecinta burung kicau yang sudah memasuki ranah beternak burung kicau, salah satunya adalah burung kicau Lovebird.

Beternak lovebird memang bukan hal yang mudah. Namun, mungkinkah hal tersebut bisa menjadi mudah? Jawabannya bisa!! Lalu apa langkah awal yang harus diambil dalam beternak lovebird? Pastinya adalah menyiapkan modal awal terlebih dahulu dan langkah selanjutnya sebagai berikut :

Kandang Lovebird

  1. Menyiapkan Kandang Ternak Lovebird

Siapkan kandang grid lovebird dengan ukuran yang cukup besar dan didalam kandang tersebut siapkan pula kandang untuk tempat bertelur lovebird yang terbuat dari kayu dengan ukuran 20 cm x 20 cm x 25 cm.

Siapkan juga ranting kecil, serat kayu, dan beberapa dedaunan kering. Burung Lovebird akan menghiasi sendiri kandangnya untuk bertelur. Jangan lupa untuk menyiapkan tangkringan yang harus ada didalam kandang grid.

  1. Membeli Sepasang Lovebird

Lovebird memiliki setidaknya 30 jenis Lovebird, mengetahuinya merupakan suatu hal yang cukup penting karena jenis lovebird bisa menentukan harga pasarnya (begitu juga dengan gacornya) pastikan anda memilih dan mengetahui ciri-ciri lovebird jantan dan lovebird betina.

Ciri – Ciri Lovebird Jantan:

  • Saat bertengger posisi kaki lovebird jantan akan lebih rapat dan tidak terlalu berjarak.
  • Ujung sayap dari lovebird jantan akan menyatu dan seperti membentuk huruf “v” .
  • Tulang pubisnya akan terasa lebih keras dan jaraknya akan lebih kecil atau menyempit jika diraba.
  • Ekor lovebird jantan lebih runcing
  • Paruh lovebird jantan lebih kecil dan runcing.
  • Lubang hidung dari lovebird jantan terlihat berbentuk oval dan memanjang.
  • Lebih terlihat ramping dan memiliki bentuk bulu yang kurang tegas.
  • Memiliki warna bulu yang lebih kontras dan mencolok.

Ciri – Ciri Lovebird Betina :

  • Posisi kaki sang betina saat bertengger akan lebih renggang atau berjarak lebar.
  • Ujung sayap tidak menyatu seakan mebentuk huruf “u” .
  • Ekor lovebird betina akan lebih rata
  • Paruhnya lebih lebar dan besar
  • Lubang hidungnya terlihat berbentuk bulat
  • Lebih berat dan besar ketimbang yang jantan dan bentuk bulu lebih tegas
  • Tulang pubis akan terasa lebih lembek, elastis dan berjarak.
  • Memiliki warna yang lebih kusam

Usia lovebird untuk dijadikan indukan juga sangat penting diketahui, karena sang induk betina akan optimal dan matang pada usia 1 tahun, sementara yang jantan berusia 8 bulan. Idealnya jantan lebih muda daripada betina.

  1. Menyiapkan Makanan Lovebird

Makanan menjadi faktor penting agar telur lebih cepat diproduksi. Salah satunya memberikan makanan yang bisa mempercepat atau memperkuat birahi pada burung lovebird seperti:

  • Kangkung
  • Jagung Muda
  • Tulang Sotong
  • Telur Rebus
  • Buah Segar
  • Biji Matahari
  • Toge
  • Biji Sawi

Siapkan juga makanan sehari-harinya seperti : Milet, Jagung, dan juga SUPERPRIME karena pakan khusus breeding ini memiliki banyak manfaat seperti berikut ini :

  • Mengembalikan produktifitas telur yang macet
  • Meningkatkan prosentasi penetasan telur
  • Mengurangi tingkat kematian pada anak burung
  • Mempercepat proses penyembuhan jika burung dalam kondisi sakit
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas telur

Anda juga disarankan untuk memberikan BioJANNA 6 dengan aturan pakai 5-7 tetes BioJANNA 6 For Breeding pada 100 ml minuman burung dan diganti setiap pagi.

 

  1. Cara Menjodohkan Lovebird

Jika burung lovebird dirasa sudah cukup umur untuk kawin (betina 1 tahun sementara jantan berusia 8 bulan) serta menunjukkan ciri-ciri dari gerak tubuh mereka yang menandakan bahwa lovebird telah siap kawin, seperti, betina mereka akan sering merentangkan sayap dan mengangkat ekornya ke atas. Sedangkan lovebird jantan, sering menggosok-gosokkan pantatnya pada sangkar.

Apabila lovebird sudah memiliki tanda-tanda tersebut maka segera lakukan proses perkawinan dengan menyatukan mereka dalam satu sangkar. Kemudian kerodong dalam satu hari. Bila terlihat tenang itu berarti mereka cocok. Tetapi, jika terlihat pertarungan antar keduanya segera pisahkan dan cari lagi lovebird baru yang sudah siap kawin.

 

  1. Proses Pengeraman Telur Lovebird

Setelah proses perkawinan berhasil induk Lovebird akan mulai bertelur. Disarankan jangan terlalu sering melihat keadaan lovebird betina ketika sudah bertelur sebab mereka akan merasa terganggu. Akan ada beberapa betina lovebird yang tidak mau mengerami telurnya bahkan belum pasti menetas. Ini adalah hal yang wajar.

Cara agar betina lovebird mau mengerami telurnya adalah dekatkan sangkar betina lain yang mau mengerami telurnya dengan lovebird yang tidak mau mengerami telurnya. Nantinya lovebird akan terpancing untuk mengeraminya juga. Sebab mereka mendengar suara erangan betina yang sedang mengerami telurnya.

 

  1. Proses Penetasan Telur Lovebird

Waktu pengeraman lovebird yaitu 21-25 hari, tetapi ada juga yang menetas lebih dari 25 hari karena telur terakhir keluar setelah telur pertama menetas. Rata-rata lovebird menghasilkan 8 butir telur.

Ada beberapa kemungkinan yang dapat mengakibatkan telur tidak menetas antara lain:

  • Lovebird berjenis kelamin sama (betina).
  • Lovebird jantan fertile/mandul.
  • Lovebird terganggu pada saat pengeraman.

Pada masa pengeraman, peran lovebird betina sangat penting sedangkan peran lovebird jantan sesekali masuk ke glodok untuk menyuapi lovebird betina serta untuk berjaga-jaga di pintu masuk glodok. Beberapa faktor yang harus diantisipasi selama proses pengeraman dan pembesaran anak lovebird diantaranya adalah:

  • Jangan sering membuka glodok, jika ingin menghitung jumlah telur dalam glodok cukup sesekali agar burung tidak stress.
  • Stok makanan lovebird harus selalu ada
  • Di butuhkan perhatian khusus jika ada anakan yang lebih kecil dari yang lain, karena rentan terinjak dan tidak tersuapi makanan oleh induk.

Untuk mencegah indukan lovebird tidak stress pada saat pengeraman, perlu adanya penambahan suplemen, bisa dengan memberikan pakan khusus breeding yakni SUPERPRIME berikan pakan setiap hari secara rutin dengan takaran sesuai kebutuhan.

Setelah telur menetas biarkan anakan bersama induknya selama 14 hari. Kemudian pisahkan dari induknya dan siapkan lampu 5 watt pada kandang anak lovebird agar mereka tetap hangat.

 

  1. Pemberian Makan Anakan Lovebird

Anakan burung Lovebird yang masih kecil tentunya belum bisa makan sendiri, Anda harus memberi perhatian lebih pada anakan dengan membantu menyuapi makanan pada anak lovebird.

Caranya bisa dengan bantuan suntikan, lepas jarum suntikan dan ganti dengan selang yang lentur. Makanan yang tepat untuk anakan lovebird adalah bubur bayi atau pelet yang sudah diseduh menggunakan air hangat. Suapi anakan lovebird setiap 4 jam sekali.

Selamat Mencoba 🙂

 

Temukan BioJANNA 6 For Bird di  : 

Website : www.biojanna6.com

FP : probiotik burung

Youtube : burung probiotik

=================

Info Produk : 0857 2852 4744 (Call / sms / WA)
Order Service : 0813 2814 1084 (Call / sms / WA)

Cara Pemesanan via SMS atau WA

Ketik : nama lengkap#Alamat Surat#item Produk#jumlah produk#bank transfer

Kirim ke nomor : 0813 2814 1084

====== Kriiiing … Hallo Dok!!!======
Kosultasikan permasalahan burung kicau dan breeding anda dengan solusi TEPAT & AMAN
Bersama Konsultan Ahli B6
Dr. drh. Budi Puwo Widiarso, M.P
Call / sms / WA : 0812 1584 8964

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *