Beberapa Jenis burung Rawan Kanibalisme
artikel

Ketahui Penyebab Burung Kanibal dan Cara Mengatasinya

Banyak sekali timbul pertanyaan mengapa indukan burung sering bersifat
tidak “keibuan” atau makan anaknya sendiri ketika sudah menetas.
Cermati artikel pendek ini untuk memahami Penyebab Burung Kanibal dan cara mengatasi burung kanibal secara tuntas….

 

Biojanna6.com Memakan anak sendiri atau kanibalisme sering terjadi pada burung-burung seperti Love Bird, Murai Batu, Kenari atau Cendet. Masalah ini seringkali juga dialami oleh para pecinta burung dan para penangkar burung kicauan. Indukan betina atau jantan tak jarang tega-teganya memakan telurnya sendiri atau anaknya sendiri.

Fenomena ini terjadi oleh sebab yang berbeda-beda dan beragam. Berbeda jenis burung, berbeda pula jenis penyebabnya. Berikut adalah beberapa penyebab burung Kanibal atau indukan burung memakan anaknya sendiri:

1. Indukan belum matang, baik umur dan kedewasaannya.

Penyebab Burung Kanibal peratma adalah : Usia yang masih terlalu muda akan cenderung lebih mudah menyebabkan si burung mengalami kanibalisme ketika anaknya menetas. Usia yang belum matang membuat si induk bukannya merawat dan mencarikan pakan bagi si anaknya, tapi justru memakan anaknya sendiri.

2. Kekurangan pakan ekstra feeding (EF) pada masa pengeram

asupan nutrisi yang kurang menjadi penyebab Kanibalisme pada Burung
asupan nutrisi yang kurang menjadi penyebab Kanibalisme pada Burung

Kekurangan EF (seperti pemberian jangkrik atau kroto) atau karena perubahan pemberian pakan yang berubah secara drastis menjadi Penyebab Burung Kanibal yang kedua.

Kekurangan Nutrisi atau perubahan jenis pakan yang dratis akan cenderung membuat si burung mengalami  gangguan psikologis. Si burung atau si indukan merasakan ada kekhawatiran bilamana anaknya menetas akan kelaparan, hingga anaknya justru dimakan oleh induknya sendiri.

3. Birahi yang terlalu cepat.

Penyebab Kanibal Burung yang Ketiga adalah Birahi yang terlalu cepat pada indukan akan membuat si burung cenderung enggan atau bahkan tidak mau untuk mengerami telurnya. Si burung bahkan justru mematuki telur atau anaknya jika menetas. Ini terjadi sebagai akibat kelebihan jumlah hormon reproduksi sebagai akibat kelebihan pemberian EF untuk si burung.

Bahkan, pada kasus burung Kenari, bila si Kenari birahi terlalu cepat, maka anak yang ada disarangnya akan cenderung dibuang dan si indukan juga akan membuang sarangnya. Bahkan, jika sudah membuat sarang baru pun, sarang itu akan dibuang lagi.

4. Adanya gangguan pada masa pengeraman.

Adaya gangguan pada masa pengeraman menjadi sebab ke empat dari penyebab burung kanibal . Wujud gangguan itu semisal adalah si indukan terlalu sering dilihat atau dikunjungi oleh para breeder atau para peternak.

Atau terlalu seringnya pakan si burung diganti sehingga burung merasa terganggu privasinya. Untuk mengatasi masalah ini, usahakan pemberian atau penggantian pakan cukup 4 hari sekali atau seminggu sekali saja.

5. Adanya gangguan dari indukan atau Pejantan lain.

Penyebab kanibal burung selanjutnya atau yang ke lima adalah adalah beberapa indukan yang merasa terganggu karena adanya pejantan lain yang lebih gacor. Pejantan lain ini bisa saja dari luar atau masih dalam satu penangkaran. Untuk mengatasi masalah seperti ini, sebaiknya jauhkan si burung dari indukan atau pejantan lainnya.

6. Kekurangan Kalsium.

Kekurangan Kalsium menjadi Penyebab Kanibal burung yang keenam. Ada kecenderungan apabila burung kekurangan kalsium, maka si burung akan berusaha menutupi kekurangan itu. Caranya dilakukan dengan mematuk-matuk atau memakan cangkang telur yang sedang dierami.

7. Indukan sedang dalam masa menjelang mabung

Pada masa mabung, indukan cenderung untuk mengurusi tubuhnya sendiri daripada mengurus anaknya. Hal ini biasanya akan membuat konsentrasi si burung untuk pengeraman menjadi turun drastisinilah yang menjadi penyebab kanibal burung yang ke tujuh

8. Adanya Gangguan Hewan

Dan penyebab kanibal burung yang kedelapan , adalah Hewan pengganggu seperti semut, tikus, cecak, kadal, musang dan kucing bisa membuat si burung merasa takut. Adanya hewan luar ini membuat kenyamanan burung pada masa pengeraman terganggu. Sebagai akibat dari gangguan ini, si burung pun akan mematuki telurnya sendiri.

 

CARA MENGATASI BURUNG KANIBAL

Inilah beberapa penyebab burung Kanibal yang sering terjadi. Untuk menghindari penyebabnya ada beberapa solusi cara untuk mengatasi burung kanibal atau mencegahnya. Beberapa cara mengatasi burung kanibal adalah sebagai berikut :

  1. Usahakan tidak mengawinkan burung terlalu Muda.

Cara mengatasi burung kanibal yang pertama adalah : kita harus mengetahui usia minimal untuk mengawinkan burung. Sehingga tidak terjadi perjodohan atau kawin pada usia burung yang terlalu muda. Usia untuk kawin bagi pejantan adalah 7 – 8 bulan dan bagi yang betina minimal umur 6 bulan untuk burung Kenari. Pada burung Murai Batu, sebaiknya dikawinkan ketika sudah mencapai umur minimal 1,5 tahun. Untuk Usia kawin burung lainnya bisa dicek dan dicari di google. : D

 

  1. Berilah pakan yang bergizi dan tepat dosis.

Cara mengatasi burung kanibal kedua adalah : Usahakan tepat dan cukup dalam memberikan pakan untuk si burung, baik kandungan nutrisi yang mencukupi dan ukuran atau dosisnya. Ini berlaku bagi burung yang sedang birahi maupun burung pada masa pengeraman. Untuk EF pun, harus benar-benar tepat, jangan berlebihan atau jangan kekurangan.

 

  1. Berilah obat kutu MAROX sebelum burung dikawinkan.

Menghindarkan indukan burung yang sedang mengeram dari para penggangu adalah salah cara mengatasi burung kanibal .Tujuan pemberian formula probiotik khusus untuk burung ini adalah agar indukan terhindar dari kutu selama masa pengeraman. ‘MAROX’ adalah obat anti-kutu burung yang ampuh untuk membasmi kutu, gurem, caplak, jamur dan parasit yang sering menyerang burung sehingga sangat bagus untuk perawatan burung dan menghindarkan gangguan pada masa pengeraman

solusi mengatasi kanibal burung
Solusi mengatasi kanibal burung

 Pemisahan / Beri jarak kandang pengeraman.

Cara mengatasi burung kanibal yang selanjutnya adalah, Pada ruang penangkaran burung berilah jarak atau jauhkanlah letak pasangan-pasangan burung. Jauhkan juga burung-burung yang sedang mengerami. Berikan formula probiotik BIOJANNA 6 for Birds untuk si burung. Pada burung yang sedang mengerami, berikanlah tambahan BIOJANNA 6 for Birds dengan dosis 10 tetes/10 ml air.

 

  1. Buatlah kandang atau sangkar yang aman.

Cara mengayasi burung kanibal berikutnya adalah Kandang atau sangkar burung yang sedang mengerami harus dibuat dengan keamanan khusus dengan tujuan agar terhindar dari serangan hewan-hewan pengganggu. Bila keadaan aman, maka kandang akan terasa nyaman dan terbebas dari binantang-binatang pengganggu, seperti tikus, semut, musang, kucing, cicak, atau kadal.

  1. Atur Pola waktu Pemberian Pakan atau Minuman

Kemudian cara mengatasi burung kanibal selanjutnya adalah Hindari terlalu sering penggantian pakan atau minuman selama burung sedang mengerami. Usahakan penggantian pakan atau minum cukup 4 hari sekali atau seminggu sekali saja.

Demikian beberapa penyebab burung bisa menjadi kanibal dan berbagai solusi jitu sebagai cara mengatasi burung kanibal  secara tuntas.

 

Semoga dapat bermanfaat bagi para penangkar burung, peternak burung, dan para kicau mania di mana saja berada.

 

Salam Kicau Mania !!!!

 

=========================

Temukan BioJANNA 6 For Bird di  : 

Website : www.biojanna6.com

FP : probiotik burung

Youtube : burung probiotik

=================

▪Info Produk & Kemitraan : 0857 2852 4744 (Call / SMS/ WA)

▪Order Service : 0813 2814 1084 ( SMS / WA)

Pesan Sekarang Juga …!  Klik Link dibawah ini …!

link WhatsApp biojanna 6

Pencarian dari Google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *