artikel Testimoni

5 MASALAH YANG SERING DIHADAPI SAAT GANTANGAN

Memiliki burung kicau yang berprestasi di gantangan adalah harapan semua kicau mania.  Namun sayang, untuk mencetak burung kicau yang berprestasi tidak semudah yang dibayangkan. Burung kicau harus dirawat dengan konsisten dan baik agar masalah yang biasa terjadi di gantangan mampu teratasi.

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan burung tidak mau berkicau:

  1. Burung Kicau Sakit

Burung kicau peliharaan yang sakit bisa dilihat dari fisik dan perubahan sikapnya. Burung yang sakit bisa lebih pendiam dan makannya berkurang. Berikut beberapa indikasi yang dapat diperhatikan dari ciri-ciri fisiknya :

  • Mata

Bagian mata mengeluarkan cairan. Kemudian, mata burung kicau jadi pucat, sayu, sering terpejam dan terjadi pembengkakan.

  • Lubang hidung

Lubang hidung mengeluarkan ingus, ada yang membeku dan menutupi nostril, menjadikan burung bersin-bersin ataupun membuka bagian paruhnya karena sesak nafas. Tak hanya itu, bagian bulu–bulu di sekitar nostril serta bagian kepala biasanya kotor karena sering digaruk atau diusap.

  • Sayap dan bulu

Bagian bulu terlihat suram serta tampak kusut. Kedua bagian sayap lunglai dan perilaku menata bulu-bulu tidak lagi dilakukan.

  • Nafsu makan

Burung yang terkena penyakit, nafsu makannya akan turun, bahkan hilang. Mereka jadi tidak pandai mematuk makanannya. Alhasil, berat badan juga ikut turun.

  • Keseimbangan

Burung terlihat sempoyongan, tak bisa bertengger dan sering berdiam di lantai sangkar serta tidak banyak bergerak.

Untuk perawatan dan pengobatan setiap hari bisa gunakan BioJANNA 6 tetes dengan aturan pakai :

>> Teteskan 5-8 BioJANNA 6 pada Minuman burung (100 ml) atau pada air untuk mandi burung

  • Burung Kicau Stres

Gejala burung stres pada burung kicauan ialah bulu berdiri, kepala diletakkan pada pundak, mata sayu, kotoran tidak normal dan badan lemas. Selain itu, burung juga terlihat tegang, tidak suka berkicau, badan tampak kurus karena tak mau makan. Burung juga kerap mencabuti sendiri bulu-bulunya dan juga menyendiri atau panik serta sering menabrak-nabrak sangkar. Umumnya hal tersebut disebabkan oleh perubahan lingkungan di tem­pat tinggal, perubahan cuaca yang men­dadak atau burung kaget saat sangkarnya jatuh. Oleh sebab itu, ada baiknya sangkar dikerodong saat perjalanan atau jika terjadi peru­bahan cuaca.

Untuk perawatan dan pengobatan setiap hari bisa gunakan BioJANNA 6 tetes dengan aturan pakai :

>> Teteskan 5-8 BioJANNA 6 pada Minuman burung (100 ml) atau pada air untuk mandi burung

  • Burung Kicau Masa Mabung

Proses bergantinya bulu tua secara periodik. Normal setahun sekali atau lebih dari sekali untuk jenis burung tertentu.  Berikut ini ciri-cirinya:

  • Burung menjadi tidak bergairah dan malas untuk berkicau.
  • Mata burung yang tadinya terang menjadi terlihat sayu diiringi tatapan kosong.
  • Bulu-bulu rontok berjatuhan sampai 1-3 helai dan bertambah banyak setiap harinya.
  • Ekor tampak rusak.
  • Bulu tampak kusam dan tidak mengkilap lagi.
  • Fighter pada burung berkurang.
  • Apabila dilakukan trek dengan burung lain maka hasilnya tidak maksimal.

Untuk perawatan dan pengobatan setiap hari bisa gunakan BioJANNA 6 tetes dengan aturan pakai :

>> Teteskan 5-8 BioJANNA 6 pada Minuman burung (100 ml) atau pada air untuk mandi burung

  • Burung Kicau Over Birahi

Birahi pada semua jenis burung kicau memang sangat diperlukan, burung dalam kondisi birahi maka akan rajin bersuara atau berkicau dengan merdu. Begitu juga jika burung kurang atau tidak dalam kondisi birahi maka sang burung akan lemas/lesu atau drop. Apabila pemberian extrafooding-nya berlebihan maka tingkat birahi burung juga akan berlebihan (over birahi). Hal ini akan mengakibatkan burung tidak akan maksimal berkicau atau terlalu agresif. Suara kicauannya tidak bisa maksimal karena burung menjadi nakal dan agresif, ngeruji dan sering turun kedasar sangkar, bahkan ada yang sampai bertingkah mengejar-ngejar juri sambil mengepak-ngepakkan sayap dengan suara nyricit.

Untuk mengatasi over birahi bisa dengan menggunakan CDSColling Down Super dengan cara pakai :

  • Berikan 3-5 Tetes Pada Air Minum Burung (Berikan Pagi dan Sore – Air Minum Harus Diganti)
  • Burung Kicau Alami Masalah Tenggorokan (Serak)

Penyebab dari burung serak masalah tenggorokan atau suara serak ada banyak. Bisa karena infeksi, penumpukan lendir, salah pemberian pakan, dan masih banyak lagi.

Untuk perawatan dan pengobatan setiap hari bisa gunakan BioJANNA 6 tetes dengan aturan pakai :

>> Teteskan 5-8 BioJANNA 6 pada Minuman burung (100 ml) atau pada air untuk mandi burung

Dan tambahkan GURAH PRO dengan aturan pakai :

  • Tetes GURAH PRO pada hidung (kiri dan kanan)
  • 5 tetes GURAH PRO pada 50ml minuman burung.
  • Berikan 3 hari sekali sampai kondisi burung membaik

Alternatif Penggunaan GURAH PRO :

GURAH PRO bisa di-mix dengan jangkrik (disuntikan) ataupun dicampur dengan extra fooding (EF) biar hasil lebih maksimal.

*Gunakan GURAH PRO saat diperlukan atau 2 Minggu sekali untuk perawatan.

(Dari Berbagai Sumber)

=================

Info Produk : 0857 2852 4744 (Call / sms / WA)
Order Service : 0813 2814 1084 (Call / sms / WA)

Cara Pemesanan via SMS atau WA

Ketik : nama lengkap#Alamat Surat#item Produk#jumlah produk#bank transfer

Kirim ke nomor : 0813 2814 1084

====== Kriiiing … Hallo Dok!!!======
Kosultasikan permasalahan burung kicau dan breeding anda dengan solusi TEPAT & AMAN
Bersama Konsultan Ahli B6
Dr. drh. Budi Puwo Widiarso, M.P
Call / sms / WA : 0812 1584 8964

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *